Bursa Wagub DKI, Parpol Koalisi Jokowi Dukung Perempuan untuk Gantikan Sandi

Sejumlah pimpinan parpol pendukung Jokowi di Bandara Juanda, Surabaya.

SURABAYA, JOB – Meskipun parpol yang berhak mengusulkan pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta adalah Gerindra dan PKS, namun parpol lain yang memiliki kursi di dewan tetap punya hak untuk menyuarakan dukungan dan pilihannya.

Sebab semua tahu, nama-nama calon pengganti Sandiaga Uno akan diusulkan ke DPRD oleh parpol pengusung Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub tahun lalu, Anies Basweden-Sandiaga Uno. Selanjutnya DPRD DKI akan memilih dan menetapkan satu nama untuk menjadi wakil Anies Basweden.

Praktis, proses pemilihan di DPRD DKI nanti akan melibatkan semua fraksi, tak terkecuali fraksi dari parpol yang mengusung pasangan Capres –Cawapres Ir Hi Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Tak heran pula, ketika sejumlah pimpinan parpol pengusung Jokowi-Ma’ruf ini, sempat membicarakan siapa yang menurut mereka layak untuk dipilih nanti.

Yang menarik, pada kongkow-kongkow di sebuah cafe di Bandara Juanda, Surabaya, Minggu siang tadi (28/10), beberapa pimpinan parpol di DKI yang notabene tak mendukung duet Anies-Sandi, sempat membahas jika yang layak dipilih nanti adalah dari kalangan perempuan.

Hadir dalam pertemuan informal tersebut, di antaaranya Ketua Hanura DKI Ongen Sangadi, Ketua DPD Golkar DKI Rizal Malaranggeng didampingi Bendaharanya Adhinusa dan Ketua DPD Golkar Jakarta Utara Olsu Babay. Berikut, ada juga Sekjen PSI Raja Juli Anthoni. Perbincangan ringan itu ikut didengarkan oleh Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi.

“Baiknya kita memilih perempuan untuk Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno,” kata salah seorang di antara mereka, yang langsung disambut rekan-rekan yang lain.

Pembicaraan menjadi semakin hangat, mengingat Golkar, Hanura dan PDIP memiliki suara signifikan di DPRD DKI Jakarta.

Prasetyo selaku ketua DPRD DKI sendiri hanya tersenyum penuh arti mendengarkan perbincangan yang makin menghangat itu. “Kita lihat saja nanti,” ujarnya.

Diketahui, saat ini menyeruak dua nama yang dinilai cukup tangguh dan memiliki peluangs ama untuk menggantikan kursi ‘warisan’ Sandiaga Uno yang telah menyatakan mundur dari Wagub DKI Jakarta, karena pilihannya untuk maju sebagai Cawapres. Dua nama itu adalah Ketua Gerindra DKI M Taufik dan politisi Gerindra senior Rahayu Saraswasti.

Jika saja yang dimaksud para tokoh tadi adalah perempuan, maka pilihan bsia mengarah kepada Rahayu Saraswati. Saraswati juga diketahui masih memiliki kedekatan dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.(sub/*)

BAGIKAN